Main Article Content

Retno Dyah Kusumastuti Andi Kurniawan

Abstract

ABSTRAK


Anak-anak merupakan salah satu kelompok masyarakat yang rentan terhadap bencana. Menurut beberapa penelitian, anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban terbanyak dalam peristiwa bencana. Bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi akhir tahun 2018 lalu merupakan pelajaran penting bahwa kesiapsiagaan masyarakat perlu ditingkatkan khususnya kepada anak-anak di sekitar wilayah berpotensi terkena dampak tsunami, termasuk di Cimanggu salah satu kecamatan terdekat dengan pantai Sumur Pandeglang. Kegiatan literasi yang dilakukan dalam bentuk penayangan video kesiapsiagaan bencana yang dibuat oleh BNPB dan umpan balik dalam bentuk kuiz. Selain itu, alat peraga informasi kesiapsiagaan bencana juga dibuat dalam bentuk standing banner yang mudah dan menarik untuk dibaca.


ABSTRACT


Children are a group of people who are vulnerable to disasters. According to several studies, children and women are often become victims in disaster events. The Sunda Strait tsunami that occurred at the end of 2018 provides an important lesson that community preparedness needs to be improved, especially for children around the area potentially affected by the tsunami, including in Cimanggu, one of the closest sub-districts to the Sumur Pandeglang beach. Literacy activities are carried out in the form of showing disaster preparedness videos made by BNPB and quiz feedback. In addition, the disaster preparedness information props were also made in the form of standing banners that were easy and interesting to read.


 

Article Details

Section
Articles